Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Lamtim dan Kanwil Perum Bulog Provinsi Lampung.LIPUTAN86.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperkuat komitmen ketahanan pangan dengan merencanakan pembangunan Rice Milling Unit (RMU) modern dan gudang penyimpanan beras bersama Perum Bulog.
Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Lamtim dan Kanwil Perum Bulog Provinsi Lampung. Dilanjutkan kunjungan Bupati Ela Siti Nuryamah ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) Bulog Provinsi Lampung, Selasa (28/7/2026).
Bupati didampingi Kepala Bappeda Verzanita Hasan, Plt Kadis KPTPHP Agustinus Eko Kurniawan, Kabag Pemerintahan Ariesta, dan Sekretaris Dinas KPTPHP Eka Dewi Oktasari.
Rombongan meninjau fasilitas penggilingan padi modern dan gudang beras milik Bulog yang dinilai mampu meningkatkan kualitas olahan gabah sekaligus menjaga stok pangan.
Bupati Ela menyebut PKS tersebut sebagai langkah awal pembangunan RMU modern di Lamtim.
“Hari ini kami melihat langsung contoh RMU berdaya saing tinggi dan gudang yang sangat baik di SPP Bulog. Mudah-mudahan segera bisa dibangun di Lampung Timur,” ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan RMU dan gudang merupakan investasi strategis untuk mendukung pengelolaan hasil panen, memperkuat rantai pasok beras nasional, dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.
“Pemkab Lamtim siap mendukung penuh dan mempercepat pembangunan. Terima kasih kepada Bulog atas sinerginya,” kata Ela.
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menjaga stok beras, meningkatkan kualitas hasil panen, dan memperkuat ketahanan pangan di Lampung.
“Dengan RMU modern, hasil panen petani Lamtim bisa diolah dengan teknologi lebih baik, bernilai tambah tinggi, dan memperkuat posisi Lamtim sebagai lumbung pangan utama,” ujar Rindo.
Melalui kerja sama ini, Pemkab optimistis daya saing pertanian meningkat, kesejahteraan petani terjaga, dan program swasembada pangan nasional dapat didukung melalui infrastruktur pascapanen modern. (Red)
Redaksi


Tidak ada komentar