Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah saat Meninjau Jalan Desa Sribhawono – Waringin Jaya. (Foto: L-86)LIPUTAN86.ID — Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, meninjau langsung kondisi akses jalan penghubung Desa Sribhawono menuju Desa Waringin Jaya di Kecamatan Bandar Sribhawono, Kamis sore (30/7/2026). Lokasi yang ditinjau berada di titik perempatan Simpang Karim.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Camat Bandar Sribhawono Deki Ismirawansyah, Kades Sribhawono Buih Wisnu, dan Kades Waringin Jaya Sriwahyuni. Turut hadir pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
Berdasarkan keterangan pemerintah desa, kerusakan jalan sepanjang 1 KM tersebut sudah terjadi bertahun-tahun. Padahal jalan ini merupakan akses utama menuju kantor Desa Waringin Jaya sekaligus urat nadi perekonomian warga, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga aktivitas sehari-hari.
“Memang sudah bertahun-tahun rusak. Jalan ini vital. Harus ada perhatian serius dari pemerintah daerah,” ungkap Ketua IWO Lampung Timur, Andono, di lokasi.
Ketua IWO Lampung, Edi Arsadad yang juga memantau peninjauan, mendorong agar agenda ini tidak berhenti di seremonial. Ia meminta Pemkab Lampung Timur segera memasukkan ruas jalan tersebut ke dalam perencanaan pembangunan.
“Saya minta Bupati tidak hanya sekadar meninjau. Segera masukkan dalam rencana pembangunan ke depan dan realisasikan secepatnya. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Edi Arsadad.
Diketahui, dari sisi kebijakan, perbaikan jalan desa/kabupaten menjadi kewenangan pemerintah daerah. Namun prosesnya harus melalui tahapan, mulai dari pendataan, survei teknis, hingga penganggaran melalui APBD.
Oleh karena itu peran pemdes dan kecamatan dalam mengusulkan secara resmi sangat menentukan agar ruas ini masuk dalam skala prioritas.
Baca Juga: SEJIWO di Sekolah Lampung Timur, Cegah Hoax dan Kekerasan Anak
Bupati Ela Siti Nuryamah dalam kesempatan itu mendengarkan langsung keluhan warga dan perangkat desa. Ia menyatakan akan menindaklanjuti hasil tinjauan ini bersama OPD terkait agar bisa diperjuangkan pada perencanaan tahun anggaran berikutnya.
Warga berharap peninjauan ini menjadi titik awal perbaikan nyata. Sebab selama ini, kondisi jalan berlubang dan rusak parah sering menyulitkan akses ambulans, kendaraan niaga, hingga anak sekolah.
Dengan terbukanya ruang dialog antara pemerintah, masyarakat, dan pers, diharapkan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan tidak lagi menunggu viral, tetapi menjadi bagian dari perencanaan yang terukur dan berkelanjutan.
Pewarta: Suwandi.
Redaksi


Tidak ada komentar