Peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. LIPUTAN86.ID — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di gelar di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur bersama Forkopimcam dan elemen Keluarga Besar Nadhlatul Ulama (KBNU) di Lapangan setempat, (22/10/2025).
Camat Labuhan Ratu; Agustinus Trihandoko saat menjadi Pembina upacara HSN kali ini membacakan teks naskah pidato dari protokoler. Dia mengulas Esensi Jihad dengan mengambil Spirit Resolusi Jihad yang dikobarkan oleh Syeh Hasyim Ashari pada 22 Oktober 1945 dimasa Perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Agustinus Trihandoko menekankan bahwa Esensi Jihad pada masa kini yg lebih luas lagi aspeknya, yakni bisa Jihad ekonomi, jihad pendidikan, dan lainnya.
Peringatan HSN tersebut di isi serangkaian kegiatan-kegiatan antara lain acara semaan Al Qur’an, dengan mengundang para santri dari Pondok Darussalam Mega Sakti asuhan Kyai Zubed dengan khidmat.
Dilanjutkan Bakda Magrib acara kegiatan diagendakan pelaksanaan Istighosah bersama segenap KBNU Kecamatan Labuhan Ratu di Gedung MWC NU dengan bertindak sebagai Imamnya , Kyai Umar Buang dari Subing Puspa Barat.
Sebagai penutup pelaksanaan Gebyar Sholawat dengan mengundang segenap Jamaah Sholawat se Kecamatan Labuhan Ratu, salah satunya Jama’ah shalawat santri Ponpes Miftahurrahmah pimpinan Kyai Saefudin dari Subing putra.
Kyai Ahmad Tufani, selaku Ketua Tanfidziyah Wakil Cabang Labuhan Ratu, bersama Kyai Sutikno selaku Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HSN KBN Bersama sama bahu membahu dengan didukung segenap anggota Panitia melakukan persiapan sejak Minggu lalu.
“Alhamdulillah pelaksanaan Kegiatan berjalan lancar, walaupun masih ada hambatan, hujan deras sejak sore hari, sepertinya Allah mencurahkan rahmat-Nya pada even peringatan HSN kali ini” ungkapnya.
“Tentunya saya mengucapkan apresiasi kepada semua Pihak, yang telah memberikan perhatian dan bantuan atas terlaksananya acaranya” tambahnya.
Tidak ketinggalan, di moment peringatan HSN pada kali ini diadakan acara penyerahan bantuan untuk anak-anak Santri Madrasah berupa Tas Sekolah & Alat Tulis. Sebagai wujud Spirit Jihad Pendidikan, membantu anak santri dalam mempersiapkan alat-alat dalam belajar.
“Walaupun mungkin bernilai kecil, namun bisa membekas bagi anak-anak untuk sebagai kenang kenangan” ucap salah satu peserta upacara sebut saja Jumiyanto. (*)
Tidak ada komentar