Kunjungan Kerja Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal di Desa Negara Bathin, Jabung, Lampung Timur.LIPUTAN86.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan dan penguatan sumber daya manusia saat kunjungan kerja di Kecamatan Jabung, Senin (6/7/2026).
Didampingi YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak, Gubernur menghadiri silaturahmi bersama penyimbang adat Marga Jabung di Desa Negara Batin. Rombongan juga meninjau Desa Budaya Negara Batin, lokasi pupuk organik cair, serta beberapa desa di Kecamatan Gunung Pelindung, Melinting, dan Sekampung Udik.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi mengapresiasi perhatian Pemprov Lampung terhadap pelestarian adat dan potensi daerah.
“Adat bukan sekadar seremonial, tapi pedoman hidup tentang penghormatan, musyawarah, dan keseimbangan. Sinergi pemerintah dan pemangku adat harus terus diperkuat,” ujar Azwar.
Pemkab Lamtim sendiri terus mengembangkan wisata berbasis budaya melalui pembinaan sanggar seni, pelestarian rumah adat, dan mendorong generasi muda mencintai budaya Lampung.
Gubernur Mirza menekankan pembangunan Lampung harus seimbang antara ekonomi, infrastruktur, dan pelestarian budaya.
“Kalau budayanya hilang, identitas Lampung juga hilang. Kita bicara masa depan, tapi harus ingat dari mana kita berasal,” tegasnya.
Dalam kunjungan itu, Gubernur mengumumkan sejumlah program strategis untuk Jabung:
– Pendidikan: Program Kelas Cangkok untuk 20 siswa SMP Jabung agar bisa sekolah di SMA terbaik di Lampung. Biaya pendidikan, asrama, buku, hingga perlengkapan ditanggung Pemprov.
– Infrastruktur & Ekonomi: Percepatan pembangunan jalan ke Jabung, hilirisasi jagung dan pakan ternak berbasis masyarakat.
– SDM: Program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur’an.
– Kebudayaan: Desa Negara Batin diproyeksikan menjadi desa budaya dan destinasi wisata adat.
Menurut Gubernur, Jabung memiliki sejarah kuat sebagai tempat lahirnya kader terbaik Lampung. Ia ingin Jabung tidak hanya mengirim anaknya belajar ke luar, tapi juga menjadi tempat orang luar datang belajar budaya Lampung.
“Kita ingin Jabung jadi pusat pembelajaran budaya sekaligus wisata yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Roy)
Redaksi


Tidak ada komentar