Warga Temukan Bayi dalam sebuah Kantong Plastik di Belakang sebuah Salon. (Foto: Ist)LIPUTAN86.ID – Warga Desa Terbanggi Marga, Kecamatan Sukadana geger Senin pagi 15 Juni 2026. Tangisan bayi memecah keheningan di belakang salon milik Wulan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat diperiksa, warga menemukan bayi perempuan baru lahir tergeletak di dalam kantong plastik dengan tali pusar masih menempel.
Penemuan pertama kali dilakukan Wulan, pemilik salon. “Bayi perempuan masih ada tali pusarnya, ditemukan sekitar jam 10 pagi ini,” kata Aan, warga setempat yang ikut membantu.
Kondisi bayi memicu keprihatinan. Kulitnya putih bersih, tubuh gemuk, tapi ia hanya dibungkus plastik tanpa pakaian layak di ruang terbuka. Warga langsung mengevakuasi dan melaporkannya ke bidan desa.
Bidan Desa Terbanggi Marga, Desy Haliana, bersama tim medis tiba tak lama kemudian. Pemeriksaan awal dilakukan di lokasi. “Iya benar, kami bersama tim medis telah melakukan pemeriksaan dan dinyatakan bayi dalam keadaan sehat dan gemuk,” ujarnya.
Desy memperkirakan bayi itu baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan. “Diperkirakan bayi dilahirkan pada pagi ini,” tambahnya. Dugaan kuat: pelaku membuang bayi tak lama setelah persalinan, tanpa memikirkan risiko nyawa sang buah hati.
Saat ini bayi sudah diamankan petugas dan dirawat intensif. Puskesmas bersama bidan desa berkoordinasi memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga suhu tubuh, dan memantau kondisi kesehatannya agar tetap stabil.
Kasus ini langsung ditangani kepolisian. Olah TKP dilakukan di belakang salon yang berada di pinggir jalan. Polisi juga meminta keterangan saksi, termasuk Wulan dan warga sekitar, untuk melacak siapa pelaku pembuangan.
Warga mengaku tidak melihat siapa yang meninggalkan bayi. Lokasi salon yang sepi di pagi hari diduga dimanfaatkan pelaku untuk menghindari tanggung jawab. Jalan lintas desa itu memang rawan dan minim CCTV.
Peristiwa ini jadi pengingat keras. Pembuangan bayi bukan hanya tindakan tidak manusiawi, tapi juga tindak pidana. Pelaku bisa dijerat Pasal 305 KUHP tentang penelantaran anak dengan ancaman hukuman penjara.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami kasus. Warga diimbau segera melapor jika punya informasi tentang pelaku atau orang yang mencurigakan hamil lalu tiba-tiba menghilang. Karena setiap menit keterlambatan, nyawa bayi itu taruhannya.
Tidak ada komentar