Bupati Lampung Timur; Ela Siti Nuryamah Bersama Siswa Sekolah Rakyat. (Foto: L86)LLIPUTAN86.ID – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) disekolah rakyat terintegrasi 34 Lampung Timur resmi dimulai.
Kegiatan berlangsung di Desa Taman Asri, Kecamatan Purbolinggo, acara ini bertepat dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Peresmian sekolah rakyat ini menjadi momen penting bagi 75 anak dari keluarga pra sejahtera yang kini mendapat kesempatan menempuh pendidikan formal jenjang SD dan SMP. Rabo (01/10/2025)
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, hadir langsung memberikan Berbagai iya menegaskan bahwa sekolh rakyat bukan sekedar ruang belajar, melainkan instrumen nyata untuk memecahkan rantai kemiskinan.
“Mereka yang Sekolah di Sekolah Rakyat ini benar benar berasal dari keluarga kurang mampu, dan sudah di verivikasi faktual oleh rekan-rekan PKH”.
“Tenaga pengajar yang bertugas di sekolah rakyat bukan titipan melainkan diseleksi melalui mekanisme kementerian sosial. Kata Ela
Menurutnya sekolah rakyat yang digagas oleh presiden Prabowo Subianto memiliki filosofi besar, yakni memanusiakan manusia.
Lampung Timur masih memiliki angka kemiskinan tinggi, namun sudah turun 1,04 persen, semua pihak harus mengawali implementasi program ini di lapangan. Ujarnya.
Sementara itu kepala dinas sosial Lampung Timur Agus Subagiyo menjelaskan, dasar hukum pelaksanaan program ini antara lain, instruksi presiden RI nomor 8 tahun 2025 tentang optimalisasi pengatasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ektrim serta surat dari direktur jaminan sosial Kemensos RI nomor 1661/3.4/DL.03/9/2025.
Kepala sekolah rakyat Winarsih menegaskan bahwa keberadaan sekolah rakyat menjadi jawaban bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa mengejar cita cita.
“Sekolh rakyat merupakan program hilirisasi pendidikan dari pemerintah, dan kami berkomitmen menjadikannya sebagai rujukan bagi masyarakat pra sejahtera,” tutupnya.
Tidak ada komentar