LAMPUNG TIMUR, LIPUTAN86.ID, – Kepala Dusun 2 Parsidi menampar mental warga yang hanya bisa mengeluh ke pemerintah tanpa tindakan nyata.
Hal itu ditegaskan saat memimpin langsung gotong royong swadaya membangun jembatan di Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Senin, (4/5/2026)
“Jangan mengandalkan anggaran pemerintah terus. Tapi sebagai warga juga harus punya tanggung jawab membangun desa sebagai bukti peduli terhadap lingkungan. Bukan hanya mengeluh ke pemerintah tanpa ada tindakan,” tegas Kadus Parsidi kepada Media Liputan86.id di sela-sela mengaduk semen bersama warga.
Pantauan Media Ini, puluhan warga Dusun 2 bahu-membahu mengecor dan menata batu pondasi jembatan di atas aliran sungai. Mereka sepakat iuran untuk mengganti jembatan darurat dari batang kelapa yang rapuh dan membahayakan anak sekolah serta petani.
Gotong royong ini juga dihadiri pengurus “LPM dan “BPD Desa Sriminosari yang ikut turun mengangkat batu dan mengawasi penggunaan dana swadaya warga agar transparan.
Kadus Parsidi menambahkan, jembatan ini adalah urat nadi perekonomian warga. “Kalau rusak, hasil tani gak bisa keluar, anak sekolah bahaya. Daripada nunggu yang gak pasti, lebih baik kami bergerak. Ini bentuk cinta kami ke desa,” ujarnya.
Wartawan Media Liputan86.id Muhamad, memuji mental Kadus Parsidi dan warga Sriminosari. _”Ini baru pemimpin bukan hanya mengeluh tapi mampu mencari solusi dengan bukti nyata.!
Hingga sore, pengecoran pondasi jembatan terus dikebut.
Reporter : jahri
Tidak ada komentar