LAMPUNG TIMUR, LIPUTAN86.ID – Gerak cepat menanggapi pemberitaan SBTV soal krisis air bersih, Plt Camat Labuhan Maringgai, Setiyo Cipt, memimpin langsung survei ke lokasi galian proyek Dinas PU yang memutus pipa PDAM Way Guruh di Desa Muara Gading Mas, Senin,(04/05/2026)
Dalam survei tersebut, Plt Camat tidak sendiri. Turut hadir Sekretaris Desa Muara Gading Mas, perwakilan Satpol PP Kecamatan Labuhan Maringgai, Kades Muara Gading Mas, dan tim teknis PDAM Way Guruh. Rombongan terlihat serius memeriksa kondisi pipa distribusi utama berdiameter besar yang patah dan tergenang air di dalam galian terbuka sedalam 1,5 meter.
“Camat merasa masih perlu diperbaiki karena sambungan pipa saat ini masih darurat, hanya diikat karet, dan galian dibiarkan menganga tanpa pengaman. Ini sangat rawan putus kembali dan membahayakan warga. Saya minta PDAM dan PU segera benahi secara permanen. Ini sudah hari ke-4 warga sengsara,” tegas Setiyo Cipto
Pantauan Media Ini di lapangan, perwakilan Satpol PP juga mendokumentasikan kondisi galian yang tidak dilengkapi rambu K3 maupun papan informasi proyek. Sementara Sekdes Muara Gading Mas menyampaikan keluhan warganya terkait krisis air yang sangat vital, mengingat sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan dan membutuhkan air bersih setiap hari untuk kebutuhan rumah tangga dan melaut.
Muhamad, yang turut dalam rombongan survei mengapresiasi kehadiran lengkap unsur kecamatan dan desa. _”Ini bentuk keseriusan. Pak Camat, Sekdes, Satpol PP sudah turun. Saat ini sambungan pipa sudah diperbaiki, namun masih darurat. Plt Camat Labuhan Maringgai Setiyo Cipto berharap ke depannya tidak terjadi hal serupa. Dinas PU harus lebih hati-hati. Jangan sampai proyek pembangunan malah menyengsarakan rakyat,”_ tegas Jahri.
Kami akan terus mengawal kasus ini hingga air mengalir normal dan galian diuruk dengan aman sesuai standar.
Reporter : Jahri
Tidak ada komentar