
LIPUTAN86.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Lampung Timur berkolaborasi dengan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) membagikan takjil di Jalan Lintas Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua HMNI Lampung Timur, Agustinus Trihandoko, didampingi jajaran Wakil Ketua, Sekretaris, dan para kepala bidang. Sementara itu, Pengurus IWO Lampung Timur juga hadir, dipimpin oleh Ketua Andono.
Agustinus Trihandoko menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas di bulan Ramadan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan. “Bagi kami, wartawan adalah mitra strategis. Melalui kolaborasi dengan IWO, kami berharap aspirasi para nelayan di Lampung Timur dapat tersampaikan dengan lebih luas dan akurat ke publik maupun Pemerintah,” ungkapnya.
Kegiatan berbagi takjil ini juga merupakan bentuk kehadiran HMNI di tengah masyarakat, menunjukkan bahwa organisasi tersebut memiliki kepedulian sosial yang nyata. “Kita ingin menebar keberkahan Ramadan, sekecil apa pun itu, agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan sekretariat kami di sini,” ujarnya.
Baca Juga: HMNI Lampung Timur Tegaskan Komitmen Lintas Sektor untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Ketua IWO Lampung Timur, Andono, menilai bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk solidaritas sosial kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. “Di bulan puasa, jalanan menjelang magrib selalu dipenuhi orang yang masih di perjalanan ojek, sopir, pedagang, pekerja harian. Takjil jadi bentuk kecil dari empati, ada yang ingat mereka sebelum berbuka,” kata Andono.
Kolaborasi antara HMNI dan IWO ini diharapkan dapat membuka ruang kemitraan yang lebih luas antara organisasi masyarakat dan wartawan. “Kolaborasi dengan organisasi wartawan berarti membuka jalur komunikasi yang lebih luas, termasuk untuk menyuarakan isu nelayan di ruang publik,” tandasnya.
Baca Juga: HMNI Lampung Timur Dikukuhkan, Membangun Nelayan Modern di Era Digitalisasi
Redaksi


Tidak ada komentar