LAMPUNG TIMUR, LIPUTAN86.ID – Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama UPTD Pertanian dan Gapoktan Sarana Tani Desa Sriminosari lakukan pengecekan lahan pertanian calon penerima oplah pertanian. Jumat (13/03/202).
Kedatangan rombongan memberikan secercah harapan bagi petani tadah hujan dusun 1 dan 2 Desa Sriminosari, dimana selama ini keluh kesah meraka terkait lahan pertanian sawah yang bertahun-tahun sering kebanjiran. yang akhirnya mengakibatkan gagal panen.
Para mahasiswa di dampingi kepala UPTD pertanian kecamatan labuhan Maringgai beserta penyuluh lapangan, perangkat Desa Sriminosari ,pengurus Gapoktan dan pengurus kelompok tani Desa Sriminosari cek lokasi Persawahan tadah ujan tersebut.
Berbagai hal di bahas dan di survey terkait wacana oplah pertanian dimana saluran pembuangan air sawah, jalan tani serta pintu air menjadi prioritas utama untuk menanggulangi banjir dan masuk nya air asin dari laut.
Siswanto dan parsidi yang merupakan ketua kelompok tani dusun satu dan dua sangat berharap program ini terealisasi, bukan hanya sekedar wacana dari para mahasiswa namun benar benar tereaslisasi. karna sudah bertahun tahun banjir serta kekurangan air menjadi salah satu penyebab utama gagal nya panen di area sawah tadah hujan.
“Kami berharap wacana ini terealisasi bukan sebuah impian yang tak pernah jadi kenyataan, hingga saat ini sawah tadah hujan di desa kami belum tersentuh bantuan maupun perhatian baik dari pemerintah desa maupun kabupaten terkait penanganan permasalahan banjir dan air pasang,” ujar Siswanto salah satu koptan Desa Sriminosari.
Reporter : Muhamad jahri
Tidak ada komentar